Everything is Gonna Be EASY!

"Why you can be that positive?"
"Why not? Everything is gonna be easy, stay cool."
---
Sering. Sering banget rasanya dapet kata-kata seperti itu. Kadang kalo ada masalah, atau misalnya ada beberapa hal tentang planning yang agak menyusahkan, pasti banyak yang bakal komplain. Yang kadang bingung, harus komplain ke siapa?

Nah, biasanya kalo udah gitu, saya bakalan bilang "santai aja, coba lihat positifnya." Mereka bakal ngomong, "Why you can be that positive?" And I gonna reply with, "Everything is gonna be easy." Yup! Not 'everything is gonna be ok,' but 'everything is gonna be easy.'

Sederhana aja, sebenarnya kedua kalimat itu mirip, entah semuanya bakalan baik-baik aja atau semuanya bakalan gampang. Keduanya mirip, sama-sama kalimat motivasi kalo lagi di bagian bawah hidup. Cuman, kalo disuruh buat milih yang mana, saya bakalan pilih yang gampang. Yup, kalo dibilang semuanya bakalan baik-baik aja, it is gonna be ok. But it will not always become easy, isn't it? However, if it is easy, mostly it will be ok. Wait, how can?

Simple. Just in my opinion. Kalo kita mikir semuanya bakalan baik, kita bisa mikir kalo semua bakalan baik. Iya, tapi itu gak bakalan gampang, apalagi kalo benar-benar lagi babak belur oleh jahatnya hidup. "Everything is gonna be ok. Everything is gonna be ok. Everything is gonna be ok!" Bakalan susah buat memotivasi diri dengan mengatakan semuanya bakalan baik-baik aja. Something small in your brain will say, "when will be ok? This freaking body have already beaten. When will everything be ok?"

Untuk bagian yang everything is gonna be easy, mungkin bakalan mikir hal yang sama, kalo dipakai seperti everything is gonna be ok. Kalo dipakai setelah masuk ke satu lubang, that little thing will think, say, and act the same. But! I will remind all of you, kalimat ini dipakai sebelum memulai sesuatu. Why? Karena emang kalimat ini dipakai untuk memotivasi untuk melakukan sesuatu, bukan untuk mengangkat kita.

Dengan mengatakan everything is gonna be easy, in my opinion and experiences so far, one little thing that stays on your brain will think that everything is gonna be easy. Dia bakal termotivasi dan gak bakal males buat nyoba hal itu. Iya, dia bisa termotivasi karena badan dan seluruh anggotanya masih sehat walafiat. Balik lagi, dia bakalan gak malas buat nyoba karena ngerasa kalo itu gampang dan pasti bisa diselesaikan, dengan gampang pula. Ini semacam kalo liat soal matematika yang keliatan susah. Kalo sebelum kerjain bilang itu gampang dan otak termotivasi, ada kemungkinan otak gak bakalan males buat kerjain dan mencari seluruh informasi yang sudah tersimpan di memory untuk digunakan untuk menjawab soal itu. Kalo gak? Ya bakalan bilang ke diri sendiri kalo dia gak bisa kerjain dan selesaikan masalah itu. Dia gak bakalan mau coba cari tahu caranya. Dia gak bakalan mau cari seluruh informasi yang tersimpan. Simple kan?

"Tapi semua orang tahu, gak semua bakalan gampang. Pasti, pasti ada aja yang susah. Entah itu masalah atau cara menyelesaikan masalah. Pasti ada yang sulit. Gimana?"

Emang. Emang semua orang tahu kalo gak semua bakalan gampang. Ini kalimat motivasi aja kok, kalo gak dijalanin, ya cuman jadi kalimat gak bermakna. TAPI! Harus diingat, kalo memikirkan gak semua bakalan gampang itu... susah! Selalu pikirkan itu. Kenapa? Balik lagi. Karena otak mikir kalo "memikirkan gak semua itu gampang" itu susah, maka otak bakalan malas cobat cari tahu lebih lanjut, malas dipikirkan, bahkan mungkin malas untuk disimpan. Jadi? You not gonna remember that sentence, and everything is gonna be easy.

That's all for today, I guess. Remember to keep positive because you are not an electron; you are a proton that become a center of the atom! Get it?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

You Need to STOP!

(Bukan) Cerita Agen

INTRO!