[Sebuah Pengalaman] Always-connected Anak Asrama
HELLO LIVING THINGS! HOW's YOU LIFE SO FAR?
I bet it is great. It should be great.
Anyway, saya kira sudah
lama sekali saya tidak memperbaharui blog ini... Sepertinya sudah mulai
berdebu. Well, kali ini saya akan sedikit bercerita saja. Ya, hal yang tidak
terlalu berat, karena sudah lama jadi mari kita awali kembali dengan hal yang ringan-ringan
dan tidak terlalu membuat kita berpikir keras.
Jadi, kali ini
saya akan bercerita tentang kehidupan sederhana seorang anak asrama yang sudah
terpisah jauh dari keluarganya dan harus mau mendapatkan berbagai tantangan.
Ya, tidak lain dan tidak bukan anak itu adalah saya sendiri. Beberapa kali
mungkin saya pernah menuliskan, atau yang mungkin pernah kepoin sosial media
saya tahu bahwa saya adalah seorang anak SMA yang bersekolah di sekolah asrama
di Jawa. Awalnya Bogor lalu pindah ke Jakarta.
Jadi awalnya itu,
internet di asrama Bogor itu cuman bisa didapat dengan cara keluar dari asrama
dan pergi ke sekolah. Internetnya lumayan kenceng sih, WiFi... Nah, setelah ke Jakarta,
untungnya WiFi akhirnya dipasang di asramanya. Jadi ya begitu, kehidupan di
dunia maya dapat dilakukan tanpa harus pergi ke sekolah. Berbagai keperluan,
seperti mengerjakan tugas online (yap, kebanyakan tugas sekolah saya dilakukan
secara online) dapat sangat terbantu oleh koneksi internet di sekolah.
HANYA SAJA,
internet itu akan otomatis mati pada jam 10 malam lebih. “Ya, jam segitu
harusnya sudah tidur dong?” Untuk orang normal dengan tugas yang tidak terlalu
banyak yang dapat dikerjakan tanpa koneksi internet, mungkin begitu. Namun ini,
tugas lumayan banyak, harus menggunakan koneksi internet untuk mengerjakannya,
ditambah dengan due date (mungkin
lebih familiar dengan kata deadline) yang selalu siap untuk menyiksa, pukul 10 malam rasanya terlalu sebentar.
Maka dari itu, hari demi hari saya berusaha untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut sebanyak
yang saya bisa sebelum jam 10 malam. Oleh karena itu, kadang saya juga tidak
dapat menghibur diri dengan membuka beberapa website yang saya suka. ...
Website teknologi, tentunya!
Saya sudah
beberapa kali mencoba untuk menggunakan beberapa kartu SIM yang saya gunakan untuk
melakukan tethering ke laptop untuk hiburan atau tugas-tugas. Namun, seperti
yang Anda ketahui, provider kartu tersebut tentu saja mengenakan kuota untuk koneksi
internet yang dapat saya gunakan. Masalahnya, banyak tugas-tugas tersebut harus
menyaksikan video untuk dapat menjawab pertanyaan yang ada di tugas tersebut. Video
itu adalah salah satu hal yang paling banyak makan kuota. Belum lagi untuk
beberapa video yang berdurasi lima puluh menit hingga satu jam lamanya. Kalo
sekali nonton bisa langsung ngerti, bagus. Kalo nggak? Harus ulang lagi, kuota
berkurang lagi. Mau download, sama saja makan kuota, walaupun mungkin lebih
sedikit. Intinya, sama-sama rugi kalo pakai kuota.
Atas dasar itu,
saya berusaha mencari provider yang memiliki kecepatan internet tinggi, kuota
banyak, harga murah. Walaupun sebenarnya hal tersebut hampir tidak mungkin, tapi
saya pernah berpikir bagaimana jika koneksi wifi dapat digunakan untuk hp.
Jadi, harga sekitar 300 ribuan, unlimited, kenceng, bisa dipakai seperti kartu
SIM di hp.
Nah, pada saat
itu saya pernah mendengar tentang provider BOLT! yang mengatakan bahwa mereka
adalah salah satu provider Indonesia pertama yang menggunakan teknologi 4G
untuk koneksi mereka. Tentu saja, saya langsung tergiur. Namun, pada awalnya,
saya melihat banyak review yang kurang baik dari pengguna provider tersebut.
Mereka mengatakan bahwa area yang tercover oleh provider ini masih sedikit,
harganya lumayan mahal, dan juga masih belum kencang. Karena itu saya mengurungkan
niat saya untuk mencoba menggunakan provider ini.
BOLT! Trully Unlimited
Nah, beberapa bulan yang lalu, saya mendengar bahwa provider ini mengeluarkan paket InternetUnlimited yang pernah saya impikan: internet tanpa kuota dengan kecepatan tinggi. Tentu saja, pada awalnya saya tidak percaya. Sejauh yang pernah saya coba, internet unlimited memang dapat digunakan, namun kecepatannya itu... Kalian tahu sendiri, setelah melewati batas pemakaian wajar (biasanya disebut FUP), kecepatan turun drastis dan hampir gak bisa dipakai sama sekali.
Hari demi hari
mulai berlalu. Saya mulai mendengar beberapa review positif atas paket internet
unlimited ini. Saya mulai penasaran dengan paket ini. Setelah saya mencari
informasi tentang paket ini, BOLT! mengklaim bahwa mereka tidak mengenakan
kuota apapun, bahkan FUP untuk paket unlimited ini. Jadi? Ya, 100% trully
unlimited, just like what I’ve dreamed. Akhirnya? Saya pun dengan berani
mencoba membeli kartu dan paket trully unlimited ini.
My Thoughts.
Jadi, beberapa
permasalah yang ditemui di BOLT! beberapa tahun yang lalu sudah dapat BOLT!
perbaiki. Kecepatan internet, harga, hingga area yang ter-cover sedikit demi
sedikit telah diperbaiki. Seperti yang terlihat di bawah, area yang tercover
oleh BOLT! sudah benar-benar meningkat sejak awal.
Setelah saya
mencari, ternyata BOLT! telah meng-cover sekitar 98% area Jabodetabek dan
sekitar 95% area Medan dan sekitarnya. Ini tentu saja dapat terjadi oleh karena
BTS (Base Transceiver Station, bukan boyband Korea)
yang telah diciptakan oleh BOLT! yang tersebar di Jabodetabek dan Medan. Ada sekitar
3600 BTS yang dimiliki oleh BOLT! dan yang menarik adalah seluruh BTS tersebut
sudah 4G, jadi sudah tidak perlu membagikan jaringan dengan 3G dan 2G. Karena
setiap BTS yang tersebar hanya menggunakan jaringan 4G tanpa berbagi bandwidth
dengan jaringan 3G dan 2G, maka disini dapat kita katakan BOLT Lebih Cepat dari
pada provider lainnya. BTS tersebut dipasang satu setiap 150 m, yang artinya dalam
skala 1 km persegi, ada sekitar 20 BTS untuk memperkuat sinyal.
| Image: Fernayou Design |
Oh ya, satu
informasi lagi tentang BTS BOLT!, BOLT! telah menggunakan fiber optic kepada
90% BTS-nya yang semakin membuat BOLT Lebih Cepat dibandingkan dengan
provider lain. Fiber optic ini memiliki kemampuan untuk tetap memberikan
pengalaman berinternet raya dengan cepat tanpa perlu mengkhawatirkan cuaca dan
memiliki bandwidth yang luas. Oleh sebab itu, informasi yang mengalir melalui jaringan
jenis ini akan lebih cepat dibandingkan dengan jaringan konvensional biasa.
Nah, untuk paket Internet Unlimited BOLT, mereka memberikan tiga pilihan harga yang
masing-masing memiliki kecepatan yang berbeda. Harga yang paling murah yang
biasanya saya gunakan adalah 90 ribuan yang memiliki kecepatan download hingga
3 Mbps dan kecepatan upload hingga 1 Mbps. Terlihat kecil? Mungkin, namun untuk
penggunaan smartphone sejauh ini, saya rasa sudah cukup.
Selain itu, ada
paket yang memiliki harga Rp272 ribu yang memiliki kecepatan download hingga 15
Mbps dan kecepatan upload hingga 5 Mbps; dan paket dengan harga paling mahal
adalah paket dengan harga Rp363 ribu dengan kecepatan download hingga 30 Mbps
dan kecepatan upload hingga 5 Mbps. Silakan sobat dapat lihat berdasarkan
kebutuhan dan kemampuan dompet sobat.
Bagaimana dengan kecepatan
yang diberikan oleh BOLT! ini? Tentu saja, BOLT! tidak membohongi penggunanya.
Saya membeli paket termurah dengan harga Rp90 ribuan, saya rasa sudah sangat
cukup dengan kecepatan download 3 Mbps dan upload 1 Mbps. Internet lancar, buka Instagram, YouTube, dan atau sekedar searching-searching sudah sangat baik dan cukup untuk saya. Video yang di stream maupun gambar yang diunduh oleh app Instagram maupun YouTube terasa sangat cepat. Menurut saya, untuk penggunaan smartphone dengan harga 90 ribuan saja, paket ini sudah sangat worth it lah...
Sejak saya berani
untuk membeli kartu SIM dan paket Internet Unlimited BOLT ini, saya rasa
beberapa masalah yang saya hadapi sebelumnya mulai dapat diselesaikan. WiFi
mati saat jam 10? Masih ada hp untuk tethering dan mengerjakan tugas. Tugasnya
harus nonton video online? Gak perlu masalahin tentang kuota! Gak perlu takut
WiFi mati! Gak perlu takut deadline! Gak perlu taku kuota habis! Gak perlu takut
buat jelajahin dunia internet! #BOLTLebihCepat!





Komentar
Posting Komentar