Why You Shouldn't Leave Your Comfort Zone
![]() |
| Google Images |
I bet it is great. It should be great. However, second post. So, di postingan kedua ini, saya akan sedikit membahas tentang my own mind, khususnya mengapa saya sangat menentang quotes yang mengatakan
Keluarlah dari zona nyamanmu!
Kebahagiaan sebenarnya dari hidupmu ada di luar zona nyamanmu
You gonna success if you dare to leave your comfort zoneDan sebagainya, dan sebagainya. Jujur, saya selalu percaya itu; I was. Mengapa? Berikut ini ada suatu cerita dan mungkin menjadi alasan yang menurut saya masuk akal.
Let's read the story
Jadi, seperti yang saya katakan sebelumnya, saya dulunya selalu percaya bahwa dengan berdiam diri di dalam zona nyaman tidak akan memberikan apa-apa. Namun, suatu buku yang pernah saya baca mengubah kepercayaan saya itu. Ya, mungkin itu agak aneh. Hanya satu buku dapat mengubah kepercayaan yang pernah dipercaya selama bertahun-tahun. Tapi, itu benar-benar terjadi.Jadi, saat itu, saat saya kelas 10, saya melihat satu buku motivasi yang sebenarnya dimiliki oleh kakak kelas saya sendiri. Ya, well, saya bersekolah di sekolah asrama, jadi saya dapat mengakses hal-hal seperti itu. Saya penasaran dan mencoba membaca halaman demi halaman dari buku itu. Beberapa saya rasa memang sudah terlalu mainstream. Namun, pada satu halaman, terdapat satu motivasi yang anti mainstream. Pada halaman itu, tertulis: "Do NOT leave you comfort zone, but make it bigger!" Jangan tinggalkan zona nyamanmu, tapi buat itu lebih besar.
Saya saat itu langsung berpikir dan mulai merasa bahwa itu masuk akal. Kita harus memperluas zona nyaman kita, bukan meninggalkannya. Dan saya dapat sedikit menjelaskan mengapa.
Here is why
Jadi, mengapa sobat harusnya memperluas zona nyaman sobat, bukannya meninggalkannya? Pertama, saya akan sedikit membahas tentang apa itu zona nyaman menurut saya. Zona nyaman adalah zona dimana sobat merasa nyaman, entah untuk bersantai, bekerja, ataupun melakukan apa saja. Di dalam zona ini, sobat akan merasa aman dan tidak akan merasa tertekan. Nah, saya mengerti mengapa banyak orang akan mengatakan bahwa kita akan sukses jika kita meninggalkan zona itu. Menurut saya, mereka mengatakan hal itu karena jika kita berada dalam zona itu, kita tidak akan mau untuk mencoba hal baru dan mencoba mengambil resiko karena kita sudah nyaman dengan yang lama.Namun, jika sobat meninggalkan zona nyaman, sobat akan merasa kesulitan (untuk beberapa orang) agar dapat beradaptasi di zona yang baru tersebut. Sobat mungkin akan merasakan berbagai tekanan yang sulit. Untuk itu, akan lebih baik jika sobat mau memperluas zona nyaman sobat, bukan meninggalkannya.
Misalnya begini, saya adalah anak SMA yang berasal dari Lombok. Jika zona saya hanya seluas Lombok, saya tidak akan berkembang. Maka dari itu, saya merantau ke Bogor dan Jakarta dan memperluas zona nyaman saya kesana. Kedua kota tersebut adalah salah satu kota besar di Indonesia. Jika saya tidak memperluas zona nyaman saya, saya mungkin saja akan merasa benar-benar tertekan di sana. Namun, jika saya memperluasnya, saya akan merasa nyaman di sana dan dapat dengan nyaman juga belajar dan berkarya di sana.
Got the point?
Ok, the point is (if you haven't got it) jika sobat meninggalkan zona nyaman, kemungkinan besar sobat dapat tertekan di zona baru dimana sobat harus beradaptasi di sana. Namun, jika sobat memperluasnya, sobat akan lebih mudah beradaptasi karena ya... Sobat merasa nyaman di sana untuk belajar dan berkarya. You can take the risk at your comfort zone, right? You can change yourself and the world anywhere, it is even easier at your comfort zone. So, why should leave it?
Never leave you comfort zone, make it bigger!Semoga bermanfaat,
C ya!

Komentar
Posting Komentar